<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Weapons</title>
	<atom:link href="http://kodarsolihat.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kodarsolihat.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jul 2007 07:36:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='kodarsolihat.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/db2b4e49876c2a96a9b3dd1bd07fc3b1?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Weapons</title>
		<link>http://kodarsolihat.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Senapan &#8220;Bullpup&#8221;, Kebutuhan atau Sekadar Mode?</title>
		<link>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/24/senapan-bullpup-kebutuhan-atau-sekadar-mode/</link>
		<comments>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/24/senapan-bullpup-kebutuhan-atau-sekadar-mode/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 07:14:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kodarsolihat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/24/senapan-bullpup-kebutuhan-atau-sekadar-mode/</guid>
		<description><![CDATA[PRODUKSI senapan serbu jenis bull-pup seolah menjadi tren yang ramai-ramai dilakukan sejumlah industri senjata ringan di berbagai negara. Sejak dipopulerkan Inggris melalui Enfield L85A1/A2 (SA-80), Prancis (FAMAS),  Austria (Steyr AUG), Finlandia dengan Valmet M82,  Brazil dengan LAPA FA03, pada awal tahun 1990-an, produksi dan pengembangan senapan serbu jenis bull-pup pun banyak diikuti negara lain, bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kodarsolihat.wordpress.com&blog=1318405&post=4&subd=kodarsolihat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span><font face="Times New Roman"><span><span></span><span></span><span>PRODUKSI senapan serbu jenis bull-pup seolah menjadi tren yang ramai-ramai dilakukan sejumlah industri senjata ringan di berbagai negara. Sejak dipopulerkan Inggris melalui Enfield L85A1/A2 (SA-80), Prancis (FAMAS),<span>  </span>Austria (Steyr AUG), Finlandia dengan Valmet M82, <span> </span>Brazil dengan LAPA FA03, pada awal tahun 1990-an, produksi dan pengembangan senapan serbu jenis bull-pup pun banyak diikuti negara lain, bukan hanya di Eropa, di mana pabrik FN Belgia meluncurkan FN F2000, pun namun pula di Asia dan Afrika.</span><span> </span></span></font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span><span></span></span></font></span><span><font face="Times New Roman"><span><span>Di Asia, yang sudah dikenal adalah Singapura dengan CIS SAR-21, misalnya belakangan diikuti Korsel (Daewoo DAR-21), Israel (Tavor TAR-21), Cina (Type 86 dan QBZ-95/97), Iran dengan Khaybar KH2002, Australia dengan AICW, dll. Industri senjata Indonesia melalui PT Pindad pun tak mau ketinggalan, melalui projek SS-2000, walau sampai kini masih tak jelas perkembangannya.</span><span> </span><span>Posisi magasen</span><span> </span><span>Senapan serbu jenis bull-pup, merupakan tipe yang memiliki mekanis dan posisi magasen peluru yang berbeda dibandingkan senapan serbu konvensional. Letak mekanis dan magasen peluru jenis bull-pup berada di belakang pelatuk, sedangkan jenis konvensional seperti yang selama ini kita kenal, berada di depan pelatuk senjata.</span><span> </span></span></font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span><span></span><span>Dibandingkan senapan serbu konvensional, panjang senapan serbu bull-pup umumnya lebih pendek. Keakuratannya diklaim produsennya, jauh lebih baik dibandingkan senapan serbu konvensional. Hal ini disebabkan tekanan dari letusan lebih tertahan, karena mekanis ada di belakang senapan. </span><span> </span><span>Namun demikian, di tengah tumbuhnya kecenderungan produksi senapan bull-pup, belum diimbangi respons kalangan militer di sejumlah negara yang menyukai senapan serbu konvensional. Walau senapan serbu jenis bull-pup banyak dipromosikan sebagai sosok senapan serbu masa depan (futuristik).</span><span> </span><span>Kondisi demikian, tampak dialami sejak dua tahun terakhir. </span><span>Perkembangan dan produksi senapan serbu bull-pup berkembang pesat di berbagai negara. Maka, dari seluruh pasukan di dunia, yang menggunakan senapan bull-pup secara massal, sampai kini hanya diketahui Inggris, Prancis, Austria, Australia, dan Malaysia. </span><span> </span><span>Negara adidaya AS pun belum tertarik menggunakan senapan bull-pup sebagai standar pasukannya.</span></span></font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span><span>Walaupun mereka sudah merencanakan pergantian senapan serbu standar Colt M-16A3 dan M-16A4, namun produk futuristik penggantinya ternyata masih senapan serbu jenis konvensional pula, yaitu XM-8 yang aslinya merupakan produk Heckhler &amp; Koch, Jerman, serta FN SCAR produksi Belgia. </span><span> </span><span>Begitu pabrikan senjata ringan Izmash Rusia produsen senapan serbu Avtomat Kalashnikov (AK), masih mengandalkan produk-produk konvensional untuk pasukannya maupun pasaran ekspor. Mereka masih mempromosikan senapan serbu AK-101/102 (5.56 mm x 45) dan AK-103/104 (7.62 mm x 39), serta AK-74 (5.45 mm x 39.5), yang merupakan generasi susulan dari senapan serbu legendaris, AK-47 (7.62 mm x 39). </span><span> </span><span>Adalah produk Izmash Rusia, Groza OC-14, dikabarkan belum memperoleh respons besar dari pasukan Rusia sendiri, apalagi pasaran ekspor. </span></span></font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span><span>Sampai kini, pemerintah Rusia masih terus mengkaji, penggunaan secara spesifik atau massal bagi senapan Groza OC-14, yang baru digunakan untuk pasukan khusus mereka, Spetsnatz.</span><span> </span><span>Kepala Departemen Protokol Izhmash, Andrei P. Vishnyakov menyebutkan, walaupun perusahaanya dikenal sebagai produsen senjata ringan kelas dunia, namun sampai kini masih bertahan mengandalkan produk-produk konvensional. Salah satu andalannya, adalah keandalan mekanis dan kemudahan bongkar-pasang mekanis seperti umumnya senapan serbu konvensional, misalnya dikenal pada senapan serbu AK-47.</span><span> </span><span>&#8220;Pangsa pasar kami kebanyakan masih negara-negara eks Blok Timur dan negara-negara dunia ketiga, yang kebanyakan keuangannya masih &#8216;cekak&#8217;. Rasanya masih sulit menawarkan produk mutakhir futuristik, apalagi negara-negara dimaksud umumnya masih terbiasa dengan teknologi senjata konvensional, khususnya produk Rusia eks Uni Sovyet dahulu,&#8221; katanya.</span><span> </span></span></font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span><span></span><span>Begitu pula dengan Korea Selatan, General Manager Pemasaran Bisnis Senjata Api Ringan Daewoo, Hyuk Um menyebutkan, pemerintah mereka memang berencana mengganti senapan serbu konvensional standar mereka, K-2 dengan DAR-21 buatan Daewoo. Namun soal digunakan secara massal ataukah hanya untuk pasukan khusus, sampai kini belum jelas. &#8220;Memang sih, pemerintah kami sudah merespon DAR-21, namun mereka belum mengisyaratkan pesanan secara besar untuk menggantikan K-2. Mungkin saja, pemerintah memiliki rencana lain, sehingga DAR-21 sampai kini belum banyak digunakan secara massal oleh pasukan negara kami,&#8221; katanya. </span><span> </span><span>Keterangan serupa dilontarkan Pimpinan Teknologi Senjata Pusat Produksi Material Biro Armamen MPC Taiwan, Shr-Shiung Hu. Mereka masih sibuk mengenalkan dan mempromosikan senapan serbu konvensional terbarunya, T86. </span></span></font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span><span>&#8220;Kami sengaja tak membawa produk bull-pup rancangan kami ke sejumlah pameran industri pertahanan di Asia, termasuk di Indonesia. Di samping negara kami pun belum membutuhkan secara banyak, juga kalau diperkenalkan untuk dijual ekspor, tampaknya masih sulit mendapat respons,&#8221; ujarnya.</span><span> </span><span><span> </span></span></span></font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span><span><span></span></span><span>Penggunaan senapan serbu bull-pup di Indonesia pun masih juga terbatas, yaitu pada kepolisian dan pasukan khusus AD, umumnya hanya Steyr AUG. Bahkan produk senapan serbu standar ke depan disebut-sebut senapan serbu konvensional SS-2 dari PT Pindad, untuk menggantikan FNC dan M-16A1.</span><span> </span></span></font></span><span><font face="Times New Roman"><span></span></font></span><span><font face="Times New Roman"><span> </span></font></span><span><font face="Times New Roman"><span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal">Urusan perawatan mekanis dan harga lebih mahal menjadi kendala utama penggunaan senapan jenis bull-pup. Di Indonesia, banyak kalangan militer mengaitkan dengan kebiasaan, senapan bull-pup dirasakan terlalu pendek dan kurang sreg digunakan. Muncul pertanyaan, produksi dan penggunaan senapan bull-pup, apakah sudah menjawab kebutuhan disain senapan serbu di masa depan?(Kodar Solihat)***</p>
<p></span></font></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kodarsolihat.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kodarsolihat.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kodarsolihat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kodarsolihat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kodarsolihat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kodarsolihat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kodarsolihat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kodarsolihat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kodarsolihat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kodarsolihat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kodarsolihat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kodarsolihat.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kodarsolihat.wordpress.com&blog=1318405&post=4&subd=kodarsolihat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/24/senapan-bullpup-kebutuhan-atau-sekadar-mode/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/203027a653993fd50a30c46639fff6db?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kodarsolihat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Kaliber Peluru</title>
		<link>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/03/pengertian-kaliber-peluru/</link>
		<comments>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/03/pengertian-kaliber-peluru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jul 2007 09:50:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kodarsolihat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/03/pengertian-kaliber-peluru/</guid>
		<description><![CDATA[  
DALAM berbagai publikasi media massa, baik cetak maupun elektronik, seringkali kita menemukan kekeliruan dalam penyebutan kaliber peluru, mulai senjata ringan sampai berat. Karena keawaman sebagian pihak, penulisan kaliber peluru jika akhirnya menimbulkan kerancuan dan kekeliruan yang berakibat ketakjelasan senjata yang dimaksud.
Pengertian kaliber peluru, artinya diameter proyektil dikalikan dengan panjang kelongsong peluru, yang biasanya dihitung dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kodarsolihat.wordpress.com&blog=1318405&post=3&subd=kodarsolihat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">DALAM berbagai publikasi media massa, baik cetak maupun elektronik, seringkali kita menemukan kekeliruan dalam penyebutan kaliber peluru, mulai senjata ringan sampai berat. Karena keawaman sebagian pihak, penulisan kaliber peluru jika akhirnya menimbulkan kerancuan dan kekeliruan yang berakibat ketakjelasan senjata yang dimaksud.</font></p>
<p><span><font face="Times New Roman">Pengertian kaliber peluru, artinya diameter proyektil dikalikan dengan panjang kelongsong peluru, yang biasanya dihitung dalam ukuran milimeter (umumnya daratan Eropa) dan inci (terutama Inggris dan Amerika). Untuk senjata genggam jenis pistol,<span>  </span>revolver, dan pistol mitraliur, yang paling umum adalah kaliber .22, kaliber 9 mm, kaliber 7,65 mm, kaliber .45, kaliber .32, kaliber .38, dll, sedangkan senapan dan senapan mesin yang kini umum digunakan adalah kaliber 7,62 mm,<span>  </span>kaliber 5,56 mm, kaliber .30.</font></span></p>
<p><span></span><span><font face="Times New Roman">Hanya saja, saat ini sering terjadi kekeliruan dalam penulisan kaliber peluru, terutama bagi kalangan awam, misalnya menyebutkan ada peluru pistol kaliber 45 mm, kaliber 38 mm. Padahal, angka kaliber peluru tersebut dihitung dalam ukuran inci, sebenarnya yaitu kaliber 0,45 inci yang ditulis dalam penulisan singkat ala internasional menjadi<span>  </span>.45 (titik 45 menunjukan singkatan dari 0,45 inci) jika dikalkulasi kepada hitungan milimeter menjadi 11,43 mm. Begitu pula kaliber 38, sebenarnya adalam 0,38 inci atau disingkat .38 yang dihitung ke dalam milimeter menjadi 9,6 mm. Jadi dapat dibayangkan, jika ada peluru memiliki kaliber 45 inci, ini berarti hampir seukuran peluru meriam !</font></span></p>
<p><span></span><span><font face="Times New Roman">Penggunaan peluru kaliber .45 sendiri, saat ini sudah jarang tak digunakan lagi, termasuk oleh ”mbahnya” yaitu Amerika, di mana mereka terakhir menggunakan melalui Colt M1911A1 yang kemudian digantikan Beretta M92F (kaliber 9 mm x19) pada awal tahun 1990-an. Saat ini, hampir seluruh negara menggunakan pistol dengan standar peluru kalier 9 mm x 19, termasuk eks Blok Uni Sovyet/Rusia dkk (tadinya menggunakan 9 mm x 18) dan produsen asal Asia, Amerika Selatan, Afrika, dll, walau masih ada sebagian memproduksi versi kaliber .45, .44, .40, dll. </font></span><span><font face="Times New Roman">Begitu pula jika mengacu kepada kaliber dalam hitungan milimeter, ini pun menyangkut beberapa produk, karena ada beberapa kaliber yang tak sama. Misalnya kaliber 9 mm, untuk produk umum digunakan sebenarnya ada tiga jenis, yaitu 9 mm x 19 mm (disebut juga 9 mm Parabellum, 9 mm Luger, ini aslinya produk Eropa Barat, khususnya Belgia dan Jerman), 9 mm x 19 mm (disebut pula 9 mm Makarov, aslinya produk Rusia), dan 9 mm x 21 mm (produk Eropa Barat untuk senjata genggam sipil), serta 9 mm x 17. </font></span><span><font face="Times New Roman">Sebagai gambaran, sejumlah pabrik senjata ringan, baik senjata genggam (pistol dan revolver) atau pistol mitraliur/sub-machine gun, bukan hanya memproduksi sebuah produk dengan satu standar kaliber saja, namun juga dalam beberapa kali sesuai pangsa pasar. </font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman">Saat ini yang paling banyak laku di pasaran dan menjadi standar adalah 9 mm x 19, disamping sebagian menggunakan versi kaliber .45 atau versi .38, kaliber .357 serta .44 (untuk militer dan polisi), untuk sipil biasanya kaliber 7,65 mm atau kaliber .32 serta kaliber .22. </font></span><span><font face="Times New Roman">Untuk jenis senapan dan senapan mesin, produksi berbagai negara di dunia saat ini cenderung ramai-ramai menggunakan<span>  </span>5,56 mm x 45 yang dipopulerkan melalui senapan serbu M-16 di Vietnam dan senapan mesin regu FN Minimi Belgia, sedangkan versi lama 7,62 mm x 51 kini kebanyakan untuk keperluan khusus, misalnya penembak jitu di mana produk yang masih diandalkan adalah M-14 Amerika dan senapan mesin serbaguna FN MAG Belgia (serta versi buatan Inggris dan Amerika) dan M-60 Amerika, yang masih bertahan menggunakan 7,62 mm x 39 aslinya Uni Sovyet/Rusia pada senapan serbu AK-47 (dan produk-produk pengembangan dari Cina, Jerman Timur, Korea Utara, India, dll) .</font></span><span></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span><font face="Times New Roman">Sedangkan pengertian kaliber peluru dari ukuran, misalnya 5,56 mm x 45, artinya, proyektil memiliki diameter 5,56 mm dengan panjang kelongsong 45 mm, 9 mm x 19 artinya proyektil berdiameter 9 mm dengan panjang kelonsong 19 mm. Sedangkan dengan pengukuran inci jarang dicantumkan dengan panjang kelongsong.</font></span></p>
<p><span></span><span><font face="Times New Roman">Contoh kaliber peluru senjata ringan yang umum digunakan:</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Senjata genggam</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Pistol<span>   </span>contoh<span> </span><span>   </span></font></span><span><font face="Times New Roman">9 mm x 19;<span>  </span>Beretta M92 Italia (di Amerika disebut M-9), FN Browning ;</font></span><font face="Times New Roman"><span> </span>P35<span>  </span>Belgia (di Indonesia sering disebut FN46, PT Pindad </font></p>
<p><span><font face="Times New Roman">Bandung memproduksi dengan nama P-1), SiG Sauer P228 .</font></span><font face="Times New Roman"><span> </span>Swiss/Jerman (Amerika menyebut M-11), Glock 17 Austria,<span>   </span></font><span><font face="Times New Roman">Walther PPS<span>  </span>dan HKP7 Jerman, Model 77 Cina, Bul M5 Israel<span>  </span></font></span><span><font face="Times New Roman">9 mm x 18<span>             </span>Makarov PM/PMM Rusia, P-64 Polandia, </font></span><span><font face="Times New Roman">7,62 x 25<span>               </span>Type 68 (Korea Utara)</font></span><span><font face="Times New Roman">.45<span>                         </span>Colt M1911/1911A1 (di Indonesia disebut FN 45)</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Revolver<span>                </span></font></span><span><font face="Times New Roman">.357<span>                   </span><span>      </span>FN Barracuda Belgia (diproduksi pula versi kaliber .38 SPC </font></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>                               </span>dan 9 mm x 19), Manurhin M73 Prancis, Korth Jerman</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">.38<span>                           </span>Enfield no.2 Inggris, Colt Detective Special, Colt Police </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>                   </span><span>             </span>Service Amerika, Colt Phyton Amerika.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">.44<span>                           </span>S&amp;W model 696 Amerika</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sub-Machine Gun</font></p>
<p><span><font face="Times New Roman">9 mm x 19<span>               </span>MP-5 Jerman, Uzi Israel (diproduksi pula kaliber .45), Beretta M12S</font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                               </span>(Indonesia melalui PT Pindad memproduksi versi sipil polisi hutan,<span>  </span></font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                                 </span>dengan nama PM1A1 kaliber 9 mm x 21), MP-40 Jerman, </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                                </span>Sten Inggris, Carl Gustav M45 Swedia, MAT-49 Prancis, </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                           </span><span>     </span>Changfeng Cina</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">.45<span>                           </span>Thompson M1 Amerika, Ingram M-10/M-11 (juga diproduksi </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                                </span>kaliber 9 mm x 19), </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">9 mm x 18<span>              </span><span> </span>PP-19 Bison (Rusia, diproduksi pula kal 9 mm x 19 dan </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                </span><span>                </span>kal 7.62 mm x 25), CZ 61 (ada pula versi 9 mm x 17, dan </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                                </span>7,62 mm x 25)</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Senapan</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">5,45 mm x 39<span>         </span>AK-74</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">5,56 mm x 45<span>         </span>Colt M16A1/A4, M-4 Amerika, G-36 Jerman, FN FNC Belgia, </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>                       </span><span>        </span>FN SCAR Belgia, <span> </span>SS-1 dan SS-2 Pindad Indonesia, Insas India,<span>  </span></font></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span>                               </span>FAMAS Prancis, <span>  </span>L85/SA-80 Inggris, SR-88 Singapura, </font></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span><span>                               </span></span>K-1 Korea Selatan, <span> </span>AK-101/102 Rusia, Steyr AUG Austria, </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>          </span><span>                     </span>F-88 Australia, Type 89 Jepang, XM-8 Amerika/Jerman, </font></p>
<p><span><font face="Times New Roman"><span>                               </span>Galil Israel (diproduksi pula kaliber 7,62 mm x 51), Tavor Israel</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">7,62 mm x 51<span>         </span>M-14 Amerika, G-3 Jerman, Beretta BM-59 Italia, SP-1 PT Pindad </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                               </span>Indonesia</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">7,62 mm x 39<span>        </span>AK-47 Rusia, SKS Rusia, Type 56 Cina,</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman"><span> </span></font></span><span><font face="Times New Roman">Senapan mesin </font></span><span><font face="Times New Roman">5,45 mm x 39<span>        </span>RPK-74 Rusia</font></span><span><font face="Times New Roman">5,56 mm x 45<span>        </span>FN Minimi Belgia (dan produk pengembangannya di </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                              </span>Amerika, Israel, dll), <span> </span>Ultimax-100 Singapura, </font></span><span><font face="Times New Roman">7,62 mm x 51<span>        </span>FN MAG Belgia (dan produk pengembangan di Inggris, </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>                              </span>Amerika, Indonesia, dll), MG-3 Jerman</font></span><span><font face="Times New Roman">7,62 mm x 39<span>        </span>RPK dan </font></span><span><font face="Times New Roman">.50<span>                         </span>FN Browning M2HB, XM-32 Amerika, CIS .50 Singapura. ***</font></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kodarsolihat.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kodarsolihat.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kodarsolihat.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kodarsolihat.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kodarsolihat.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kodarsolihat.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kodarsolihat.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kodarsolihat.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kodarsolihat.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kodarsolihat.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kodarsolihat.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kodarsolihat.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kodarsolihat.wordpress.com&blog=1318405&post=3&subd=kodarsolihat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/03/pengertian-kaliber-peluru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/203027a653993fd50a30c46639fff6db?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kodarsolihat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/03/hello-world/</link>
		<comments>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/03/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jul 2007 09:41:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kodarsolihat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kodarsolihat.wordpress.com&blog=1318405&post=1&subd=kodarsolihat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kodarsolihat.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kodarsolihat.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kodarsolihat.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kodarsolihat.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kodarsolihat.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kodarsolihat.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kodarsolihat.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kodarsolihat.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kodarsolihat.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kodarsolihat.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kodarsolihat.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kodarsolihat.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kodarsolihat.wordpress.com&blog=1318405&post=1&subd=kodarsolihat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kodarsolihat.wordpress.com/2007/07/03/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/203027a653993fd50a30c46639fff6db?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kodarsolihat</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>